Makaakan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, Dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, Maka Demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, Sungguh akan aku bebankan engkau dengan dunia, Engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, DariKa'bah yang dibangun dua Nabi ayah dan anak, Ibrahim dan Ismail, maka tiap 5 waktu sehari semalam 1 milyar umat Islam sedunia menghadap ke kiblat Ka'bah. Dakwah Islam menggetarkan umat manusia untuk memeluk Islam. Sehingga, Islam tidak saja berkembang di Mekah dan Madinah, tetapi merambah ke seluruh dunia. Pelajaranyang terdapat dalam hadits / ุงู„ููˆุงุฆุฏ ู…ู† ุงู„ุญุฏูŠุซ : 1. Allah ta'ala mengetahui tentang keadaan makhluknya sebelum mereka diciptakan dan apa yang akan mereka alami, termasuk masalah kebahagiaan dan kecelakaan. Lalu, apa tanda beradab di hadapan Allah? Sebuah hadis Qudsi, meriwayatkan bahwa Allah berfirman, Hamba-Ku Vay Tiแปn Nhanh. ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ู‚ุฏุณูŠ Hadits Qudsi A. Pengertian Hadits Qudsi Hadits itu identik dengan Rasulullah Saw. Sementara qudsi itu merujuk pada Dzat Allah Yang Maha Suci. Karena qudsi artinya suci, dan yang benar-benar suci hanya Allah Swt. Hadits Qudsi adalah firman Allah, tapi dengan susunan redaksi dari Rasulullah. Maknanya dari Allah, tapi lafaznya dari Rasulullah. Jadi hadits qudsi itu merupakan firman Allah, tapi masuk dalam himpunan kitab hadits, bukan al-Qurโ€™an. Para ulama mendefinisikan hadits qudsi sebagai berikut ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ู‚ุฏุณูŠู‘ ู‡ูˆ ู…ุง ุฑูˆุงู‡ ุงู„ู†ุจูŠ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู† ุงู„ู„ู‡ ุนุฒู‘ ูˆุฌู„ โ€œHadits Qudsi yaitu semua informasi yang disampaikan oleh Rasulullah Saw. dari Allah Azza wa Jalla.โ€ *** B. Contoh Hadits Qudsi Berikut ini kami sampaikan beberapa contoh hadits qudsi 1. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฃูŽู†ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุธูŽู†ู‘ู ุนูŽุจู’ุฏูู‰ ุจูู‰ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽู‡ู ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุนูŽุงู†ูู‰ Dari Abu Hurairah, ia berkata Rasulullah Saw. bersabda Allah berfirman โ€œAku sesuai persangkaan hamba-Ku. Dan aku bersamanya, bila dia berdoa pada-Ku.โ€ HR. Muslim * 2. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽุนู’ุฏูŽุฏู’ุชู ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‰ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ ู…ูŽุง ู„ุงูŽ ุนูŽูŠู’ู†ูŒ ุฑูŽุฃูŽุชู’ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูุฐูู†ูŒ ุณูŽู…ูุนูŽุชู’ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฎูŽุทูŽุฑูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽู„ู’ุจู ุจูŽุดูŽุฑู Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda Allah berfirman โ€œAku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, yang tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.โ€ HR. Bukhari. * 3. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ุชูŽููŽุฑู‘ูŽุบู’ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูŽุชูู‰ ุฃูŽู…ู’ู„ุฃู’ ุตูŽุฏู’ุฑูŽูƒูŽ ุบูู†ู‹ู‰ ูˆูŽุฃูŽุณูุฏู‘ูŽ ููŽู‚ู’ุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุฅูู„ุงู‘ูŽ ุชูŽูู’ุนูŽู„ู’ ู…ูŽู„ุฃู’ุชู ูŠูŽุฏูŽูŠู’ูƒูŽ ุดูุบู’ู„ุงู‹ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุณูุฏู‘ูŽ ููŽู‚ู’ุฑูŽูƒูŽ Dari Abu Hurairah, Dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda Allah Taโ€™ala berfirman โ€œWahai anak Adam, habiskanlah waktu dan tenagamu untuk beribadah pada-Ku. Niscaya aku penuhi dadamu dengan kecukupan dan aku penuhi seluruh kebutuhanmu. Bila tidak engkau lakukan, maka akan Aku penuhi dirimu dengan kesibukan, dan Aku tidak akan memenuhi kebutuhanmu.โ€ HR. Tirmidzi * 4. Contoh hadits qudsi yang dhaโ€™if ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฃูู…ูŽุงู…ูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ู…ูŽุง ุชูŽุนูŽุจู‘ูŽุฏูŽู†ููŠ ุนูŽุจู’ุฏููŠ ุฅู„ูŠู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูุตู’ุญู ู„ููŠ Dari Abu Umamah radhiyallahu anhu, dia berkata Allah Taโ€™ala berfirman โ€œIbadah yang paling Aku cintai dari hamba-Ku adalah nasihat untuk-Ku.โ€ HR. Ahmad *** C. Perbedaan Hadits Qudsi dan al-Qurโ€™an Terdapat beberapa perbedaan antara hadits qudsi dan al-Qurโ€™an. Yaitu 1. Al-Qurโ€™an itu, makna dan redaksinya dari Allah. Hadits qudsi, maknanya dari Allah, redaksinya dari Rasulullah Saw. 2. Al-Qurโ€™an merupakan mukjizat. Hadits qudsi bukan mukjizat. 3. Al-Qurโ€™an diriwayatkan secara mutawatir. Hadits qudsi ada yang mutawatir dan ada yang ahad. 4. Membaca al-Qurโ€™an merupakan ibadah mahdhah, sehingga disunnahkan untuk membacanya dalam keadaan punya wudhu. Membaca hadits qudsi bukan merupakan ibadah mahdhah, sehingga tidak ada ketentuan khusus untuk membacanya. Itulah beberapa perbedaan antara al-Qurโ€™an dan hadits qudsi. *** D. Perbedaan Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi Hadits qudsi merupakan bagian dari hadits. Bukan bagian dari al-Qurโ€™an. Namanya saja hadits, tapi qudsi. Kata hadits dinisbahkan pada Nabi. Kata qudsi dinisbahkan pada Allah. Karena hadits, meskipun qudsi, maka ada yang shahih dan ada yang dhaโ€™if. Perbedaannya Hadits Qudsi merupakan firman Allah. Sedangkan Hadits Nabawi merupakan sabda Rasulullah Saw. *** E. Kedudukan Hadits Qudsi Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa dikatakan, bahwa hadits qudsi itu lebih mulia daripada hadits biasa hadits nabawi. Namun hadits qudsi kedudukannya berada di bawah ayat-ayat al-Qurโ€™an. Karena al-Qurโ€™an itu mukjizat, sementara hadits qudsi bukan mukjizat. Silakan baca pula Hadits Pengertian dan Beberapa Pertanyaan *** F. Status Hadits Qudsi Belum Tentu Shahih Karena dinisbahkan kepada Allah, banyak orang mengira bahwa hadits qudsi itu pasti shahih. Namun anggapan demikian adalah tidak benar. Tidak semua hadits qudsi itu shahih. Jadi ada hadits qudsi yang shahih dan ada hadits qudsi yang dhaโ€™if. Untuk menentukan apakah sebuah hadits itu shahih atau dhaโ€™if, kita harus kembali kepada pengertian hadits shahih, yaitu โ€“ Sanadnya bersambung. โ€“ Semua perawinya adil. โ€“ Semua perawinya dhabith. โ€“ Tidak mengandung syadz. โ€“ Tidak mengandung illah. *** G. Jumlah Hadits Qudsi Jumlah hadits qudsi itu tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 200 hadits. Dibandingkan hadits nabawi, tentu sangat sedikit. Karena hadits nawabi ada sekitar satu juta. *** H. Kitab Hadits Qudsi Ada beberapa kitab yang secara khusus berisi hadits-hadits qudsi, di antaranya Ahadits Qudsiyah Arbaโ€™iniyah, disusun oleh Syeikh Ali bin Sulthan Muhammad Abu Hasan Nuruddin Mula Harawi Qari wafat tahun 1014 H. Ittihaf Sunniyah bi Ahadits Qudsiyah, disusun oleh Syeikh Zainuddin Muhammad bin Taj Arifin bin Ali Manawi Qahiri wafat tahun 1031 H. Shahih Musnad min Ahadits Qudsiyah, disusun oleh Syeikh Abu Abdillah Musthafa bin Adawi Syalbayah Misri. Semua kitab tersebut tersedia dalam software kitab Maktabah Syamilah. Ketiga kitab itu sangat bagus, dan sudah ditata sesuai temanya masing-masing. *** Penutup Dari penjelasan di atas, kita bisa mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut Hadits qudsi adalah firman Allah, namun tidak termasuk dalam himpunan ayat-ayat al-Qurโ€™an. Karena maknanya dari Allah, lafaznya dari Rasulullah. Hadits qudsi itu ada yang mutawatir, ada yang shahih, dhaโ€™if, bahkan palsu. Sama dengan hadits pada umumnya yang juga demikian. Meskipun firman Allah, hadits qudsi bukan mukjizat. Karena dia hadits, bukan al-Qurโ€™an. Hadits qudsi tidak boleh digunakan sebagai pengganti ayat-ayat al-Qurโ€™an dalam shalat. Hadits qudsi bisa kita peroleh dalam kitab-kitab hadits. Demikian penjelasan ini kami sampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua. _______________________________ Sumber bacaan Kitab Mabahits fi Ulumil Hadits, Syeikh Mannaโ€™ al-Qatthan, rahimahullah. Kitab Taisir Musthalah al-Hadits, Syeikh Mahmud ath-Thahhan, rahimahullah. Artikel Taโ€™rif al-Hadits al-Qudsi,

hadits qudsi yang menggetarkan jiwa